MEMAHAMI UJI Z dengan excel




  UJI Z

Pendahuluan



Uji Z adalah salah satu  uji statistika yang  pengujian hipotesisnya didekati dengan distribusi normal.  Menurut teori limit terpusat, data dengan ukuran sampel yang besar akan berdistribusi normal.  Oleh karena itu, uji Z dapat digunakan utuk menguji data yang sampelnya berukuran besar.  Jumlah sampel 30 atau lebih dianggap sampel berukuran besar.  Selain itu, uji Z ini dipakai untuk menganalisis data yang varians populasinya diketahui.  Namun, bila varians populasi tidak diketahui, maka varians dari sampel dapat digunakan sebagai penggantinya.




Kriteria Penggunaan uji Z

1.  Data berdistribusi normal
2.  Variance  (σ2) diketahui
3.  Ukuran sampel (n) besar, ≥ 30
4.  Digunakan hanya untuk membandingkan 2 buah observasi.

UJI Z DAPAT DIUJI SATU ARAH DAN DUA ARAH 


Contoh Penggunaan Uji Z


SILAHKAN DIDOWNLOAD





TERIMA KASIH


UJI TANDA PARAMETRIK



Defenisi Uji Tanda


Uji tanda adalah uji yang dilakukan bila seseorang atau peneliti hanya tertarik pada apakah terdapat perbedaan nyata atau tidak, tanpa memperhatikan perbedaan tersebut. Prosedur uji tanda didasarkan pada tanda negative atau positif dari perbedaan antara pasangan data ordinal.

 Pada hakikatnya pengujian ini hanya memperhatikan arah perbedaan dan bukan besarnya perbedaan tersebut.Uji tanda boleh dikatakan uji statistik yang tertua dari semua uji statistik non-paramertik. Uji statistik ini disebut Uji 

Tanda, karena seperti yang akan dianalisis, data untuk analisis diubah manjadi serangkaian tanda plus “+” dan tanda minus “-“. Dengan demikian, statistik uji yang digunakan adalah jumlah tanda plus atau jumlah tanda minus. 







Asumsi-asumsi Uji Tanda
1. Sampel yang tersedia untuk analisis adalah sampel acak dari suatu populasi dengan median M yang tidak diketahui. 
2. Skala pengukuran yang digunakan sekurang-kurangnya skala ordinal. 
3. Variabel-variabel acaknya kontinu. Semua nilai sampel yang berjumlah n berturut-turut diberi notasi : X1 , X2 , X3 , . . 

SELANJUTNYA SILAHKAN DIDOWNLOAD DISINI





. TERIMA KASIH

UJI TANDA NON PARAMETRIK





Defenisi Uji Tanda


Uji tanda adalah uji yang dilakukan bila seseorang atau peneliti hanya tertarik pada apakah terdapat perbedaan nyata atau tidak, tanpa memperhatikan perbedaan tersebut. Prosedur uji tanda didasarkan pada tanda negative atau positif dari perbedaan antara pasangan data ordinal. Pada hakikatnya pengujian ini hanya memperhatikan arah perbedaan dan bukan besarnya perbedaan tersebut.

Uji tanda boleh dikatakan uji statistik yang tertua dari semua uji statistik non-paramertik. Uji statistik ini disebut Uji Tanda, karena seperti yang akan dianalisis, data untuk analisis diubah manjadi serangkaian tanda plus “+” dan tanda minus “-“. Dengan demikian, statistik uji yang digunakan adalah jumlah tanda plus atau jumlah tanda minus.





Asumsi-asumsi Uji Tanda

1. Sampel yang tersedia untuk analisis adalah sampel acak dari suatu populasi dengan median M yang tidak diketahui.
2. Skala pengukuran yang digunakan sekurang-kurangnya skala ordinal.


3. Variabel-variabel acaknya kontinu. Semua nilai sampel yang berjumlah n berturut-turut diberi notasi : X1 , X2 , X3 , . . .


SELANJUTNYA DIDOWN LOAD



TERIMA KASIH

Mencari nilai tabel Z,T,R,F diexcel






CARA MENCARI NILAI TABEL Z,R,T,F DENGAN EXCEL




Untuk kepentingan pengujian hipotesa, kita sering membutuhkan nilai t dan F dari tabel yang biasanya tersedia di buku-buku statistik atau ekonometrik. Tapi ketika sampelnya besar (sehingga derajat bebasnya juga besar), biasanya angka tersebut tidak tersedia.


Nah, untuk mengatasi hal itu (keterbatasan sampel yang ditampilkan), kita bisa memanfaatkan aplikasi microsoft. excel untuk mengetahui table t,nilai Z table ,nilai table R dan nilai F. Caranya sangat mudah, karena sudah terfasilitasi dalam menu-menunya.






Silahkan didownload disini




TERIMA KASIH

UJI T 2 SAMPLE BERPASANGAN INDEPENDEN





UJI T 2 SAMPLE BERPASANGAN INDEPENDEN


Uji T 2 sample berpasangan adalah salah satu tehnik statistika untuk menguji hipotesa untuk mengambil keputusan.Uji T berpasangan 2 sample digunakan apabila data berdistribusi normal dan termasuk statistika parametrika .



untuk mempelajari lebih lanjut silahkan didownload 


38 KESALAHAN SALESMAN DAN CARA MEMBETULKANNYA





BAB#11
MENGHINDARI LANGGANAN YANG TIDAK PUAS

Hanya ada satu cara menangani langganan yang tidak puas adalah menghadapinya.

Tidak ada seorangpun yang menyenangi tugas tugas yang tidak meyenangkan ,namun ini adalah tugas.Ya harus ditangani segera,.Kebanyakan salesman tidak memperhatikan keluhan pelanggan atau dengan kata lain menunda penyelesaian konflik dengan berpikir bahwa rasa tidak puas akan hilang di tiup angin,ini adalah sifat kekanak kanakan.




Selidiki ketidakpuasan dari pelanggan dan ambil tindakan untuk melenyapkan rasa tidak puas tersebut jika Anda tidak ingin kehilangan bermilyar milyar penghasilan di rekening Anda.Sering kali  rasa tidak puas berkisar hanya soal pengiriman,kebijakan perusahaan,persoalan pribadi dan sebagainya.

“SETIA PADA PERKARA KECIL ,MAKA ENGKAU AKAN SETIA PADA PERKARA BESAR”

Peribahasa ini khusus ditujukan pada salesman yang bersifat pengecut ,tidak berani menghadapi pelanggan yang tidak puas.Baik yang disebabkan oleh dirinya sendiri,pesaing,atau salesman terdahulu .Mungkin karena malu,gengsi  ,angkuh yang menyebabkan permusuhan yang harus dibayar harganya sangat mahal untuk ditebus.

Penulis sendiri mengalaminya pada saat bergabung diperusahaan baru ,banyak keluhan dari pelanggan mengenai salesman terdahulu atau penyebab lainnya dan penulis mengambil sikap dan bertekad mengambil langkah pertama yaitu terserah pada diri Penulis ,mau atau tidak menyelesaikan konflik.Asumsikansaja bahwa konflik yang terjadi adalah Penulis yang membuatnya dan harus diselesaikan segera.

Perusahaan ini memiliki mitra grosir 10 besar terdahulu,namun tidak pernah berhungan lagi karena hanya masalah yang seharusnya dapat diselesaikan.Penulis bertanya apa yang menyebabkan Anda (toko grosir )tidak menjalin bisnis dengan perusahaan ini.Jawabnya adalah lupa masalahnya ,sudah lama.

Tips untuk menyelesaikan konflik
  1. Selidiki ketidakpuasaan pelanggan dan ambil tindakan segera.
  2. Komunikasikan kebagian lain untuk memdapatkan solusi yang terbaik.
  3. Terimalah semua keluhan dan tanganilah dengan professional,dan anggaplah itu menjadi tanggung jawab Kita .

Saran

Pelajarilah tehnik tehnik penyelesaian konflik untuk mencari solusisemua pihak.Buatlah data dan angka karena data dan angka tidak dapat berbohong dan jauh dari pengecut untuk menyelesaikan konflik masalah sekecil apapun.

Terima kasih

MENANGANI RESIKO MARKETING




SERI #2

 MANAJEMEN RESIKO PEMASARAN

Memahami konsep manajemen resiko marketing,pendekatan,tehnik,taktik,model pemasaran ,tidak mudah.Untuk merumuskan konsep marketing diperlukan sikap terhadap pengetahuan dan keterampilan untuk menyusun dan merumuskan manajemen resiko dari pemasaran.

Artikel ini bertujuan megendalikan masalah dan kita mampu menjelaskan core bisnis kepada orang yang bertanya.kepada kita.

Penulis mencoba membantu bagaimana merumuskannya.Ok langsung saja.

Konsep 

Konsep dalam arti umum adalah suatu pemikiran yang bersifat abstrak,entisitas mental yang universal terhadap hubungan subjek dan objek .

Definisi konsep diatas kita simpulkan masih bersifat umum perlu dirumuskan untuk lebih spesifik.Sebelum merumuskan konsep marketing ada baiknya melakukan analisa SWOT.

Contoh:konsep marketing mix,konsep STPD,konsep AIDA dan lain sebagainya.



Pendekatan 

Pendekatan adalah   tolak ukur atau sudut pandang kita terhadap proses kegiatan untuk mencapai sasaran.

pendekatan dapat dibagi 3 ,berdasarkan orientasi kita terhadap subjek dan  objek  atau g abungan subjek atau objek dan tujuan harus jelas deskripsinya.

Contoh nya :PENDEKATAN KONTRUKTIVITAS untuk meningkatan loyalitas saluran distribusi yaitu para distributor  di front liner dapat mampu bekerjasama dengan para produsen dengan tujuan pemerataan produk dimarket.

Strategi

Strategi  adalah serangkaian perencanaan yang menjelaskan proses kegiatan yang bersifat konseptual untuk mencapai sasaran yang efektif dan efisien serta  mempengaruhi subjek dan objek .

Jadi strategi merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh subjek dan objek agar sasaran yang ditetapkan tercapai.

Langkah langkah untuk merumuskan strategi:

  1. Proses identikasi yaitu menetapkan spesifikasi ,kualifikasi  dan hasil yang diharapkan.
  2. Mempertimbangkan dan memutuskan strategi apa yang harus diambil untuk mencapai sasaran.Tentu disesuaikan dengan kemampuan organisasi ,visi,misi dan budaya perusahaan.
Contoh :
Strategi difensiasi produk Mainan anak anak membantu untuk meningkatkan penjualan.

Metode

Metode adalah cara kita untuk menginplementasikan rencana ,procedure yang sistematis perlu dirumuskan dari awal sampai akhir.

Contoh kita merumuskan untuk mengetahui diferensiasiproduk mainan kita dapat memilih metode yang tepat ,misalkan ‘metode observasi’

Tahap ini kita harus memikirkan : 





Tehnik

tehnik dalam arti yang luas yaitu bagaimana kita implentasikan metode yang diputuskan secara spesifik .

contoh metode observasi dengan tehnik pengamatan langsung atau tidak langsung.

Contoh mainan anak anak kita dapat mengamati lewat media atau pengamatan langsung di lapangan apa yang sedang digemari dengan tehnik angket .dokumentasi dan sebagainya.


Taktik

Taktik adalah gaya kita untuk merealisasikan tehnik yang digunakan untuk mempengaruhi objek atau subjek yang menjadi sasaran.

Contoh
Bekerja sama dengan produsen super hero membuat even atau acara yang bersfat perlombaan dan sebagainya.

Model perumusan managemen starategi ini dapat diterapkan dan sangat membantu untuk mengendalikan masalah .

“ PERENCANAAN YANG GAGAL ,ARTINYA ANDA MERENCANAKAN KEGAGALAN”